Rabu, 21 Maret 2012

Faksimile

BAB I
PENDAHULUAN

Teknologi atau komunikasi jarak jauh adalah komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan peralatan dan sistem telekomunikasi yang mentransfermisikan sinyal optik atau elektronik dari suatu tempat ke tempat lain yang saling berjauhan. Telekomunikasi memungkinkan manusia di seluruh belahan bumi untuk saling berhubungan dan bertukar informasi secara cepat. Telekomunikasi menghubungkan seseorang ke satu atau lebih orang lain di tempat jauh. Telekomunikasi memungkinkan manusia mengirimkan dan menerima pesan secara personal, antar kota, negara, bahkan sampai ke angkasa luar. Telekomunikasi memungkinkan pengiriman berita, data, informasi, dan hiburan ketempat yang jauh.
Peralatan telekomunikasi mengubah inforamasi kedalam tipe yang berbeda. Informasi dalam bentuk teks, suara, dan video diubah menjadi sinyal listrik atau optik. Sinyal listrik atau optik tersebuy memungkinkan informasi tsi dikirimkan ketempat yang jauh. Sinyal listrik biasanya dikirimkan melalui medium kabel tembaga atau melalui udara dalam bentuk gelombang radio. Sedangkan sinyal optik biasanya dikirimkan melalui kabel serat optik.
Pada saat sinyal-sinyal tersebut tiba dan diterima di tujuan, peralatan disisi penerima akan mengubah kembali sinyal yang di terima menjadi pesan yang dapat dimengerti atau dikembalikan ke bentuk se mula. Misalnya pada telephon, sinyal yang diterima akan di ubah kembali menjadi suara, sedangkan dalam televisi, sinyal yang diterima akan diubah kembali menjadi gambar bergerak dan suara.
Pesan-pesan dalam telekomunikasi dapa dikirim dengan berbagai cara dan menggunakan bermacam-macam peralatan. Pesan-pesan dapat dikirim dari satu pengirim ke satu penerima, yang dikenal dengan istilah point to point, atau dari satu pengirim kebanyak penerima, yang dikenal dengan istilah point to multipoint. Komunikasi personal, seperti percakapan melalui telephon atau pengiriman faksimile merupakan contoh transmisi point to point. Sedangkan contoh telekomunikasi point to multipoint atau sering juga disebut broadcasts adalah radio dan televisi.
Di tahun-tahun tua dan gelap, ketika sebuah klien tidak sabar ingin dokumen bergegas dari kantor yang berlokasi di sudut geografis, mereka biasanya dikirim melalui kurir atau udara ekspres. Tapi itu sebelum mesin faksimili (atau hanya Mesin Fax) tiba di kantor mereka. Sekarang, bukannya menyerahkan dokumen terburu-buru untuk manusia belaka, mereka memberi makan mereka ke dalam mesin Fax yang dapat mengirim dokumen ke komputer lain di kota atau di sisi lain dunia dalam waktu kurang dari 30 detik


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Sejarah Ditemukannya Mesin Fax
Faksimile atau biasa dikenal dengan faks adalah teknologi telekomunikasi yang digunakan untuk menyalin dan mengirimkan dokumen yang serupa dengan aslinya, menggunakan jaringan telepon ke mesin fax penerima yang kemudian bisa dicetak dikertas. Kata faksimile berasal dari bahasa latin yaitu 'fac simile' (make similar), yang artinya membuat salinan yang sama dengan aslinya. Di berbagai tempat, mesin faks juga dikenal sebagai telecopier.
Mesin faks pertama kali dibuat dan dipatenkan pada tahun 1843 oleh Alexander Bain, seorang fisikawan Skotlandia. Awalnya Alexander Bain tengah mengembangkan alat komunikasi yang disebut telegraf. Penemuan inilah yang menjadi bentuk awal dari mesin faks. Mesin faks buatan Bain ini berdasarkan prinsip kerja jam elektrik yang sebelumnya ia temukan. 
Pada tahun 1862, fisikawan Italia Giovanni Caselli membangun sebuah mesin yang dia disebut pantelegraph (perpaduan antara pantograph dan telegraf), yang didasarkan pada penemuan Bain. Ia kemudian membuka layanan komersial telefaks yang pertama antara Lyon dan Paris, pada tahun 1865.
Ide tentang mesin faks ini kemudian diperbaiki oleh Frederick Bakewell yang membuat beberapa perbaikan pada desain awal Bain. Kemudian pada tahun 1851, Bakewell mendemonstrasikan karyanya tersebut pada suatu pameran besar di London. Ternyata sistem awal yang dibuat oleh Bakewell dan Bain masih sangat lemah dan hanya mampu menghasilkan gambar dengan kualitas buruk. Hal ini terjadi karena masih belum sesuainya mekanisme pada sistem pengiriman dan penerimaan. 
Kemudian seorang penemu dari Inggris, Shelford Bildwell, menyusun suatu scanning phototelegraph, yaitu suatu telefaks mesin pertama yang mampu melakukan scanning dalam bentuk dua dimensi. Penemuan itu terus dikembangkan oleh para ahli hingga pada tahun 1929 ditemukan hellschreiber oleh Rudolf Hell, yang menjadi penggagas awal dalam mekanisme pengiriman dan scanning dokumen pada mesin faks. 
Selama bertahun-tahun, mesin faks tetap rumit, mahal dan sulit untuk digunakan, namun pada tahun 1966 Xerox memperkenalkan telecopier Magnafax, mesin faks yang lebih mudah digunakan dan dapat dihubungkan ke saluran telepon. Dengan menggunakan mesin ini, dokumen surat membutuhkan waktu sekitar enam menit untuk dikirimkan. Walaupun prosesnya lambat, namun pada waktu itu, hal tersebut sudah merupakan sebuah kemajuan teknologi yang besar. 
Meskipun peralatan untuk mengirimkan dokumen cetak secara elektronik telah ada sejak awal abad ke-19, namun mesin faks mulai banyak digunakan dan dianggap menguntungkan pada pertengahan tahun 1970-an. Mesin faks digital pertama pada masa itu menjadi sangat popular di Jepang karena adanya kebutuhan yang sangat penting terhadap mesin faks. Kemudian mesin faks menjadi begitu mudah dijangkau sehingga akhirnya terkenal ke seluruh dunia. 
Seiring berjalannya waktu, mesin faks terus mengalami perkembangan, terutama dalam hal perbaikan kecepatan transmisinya (pengirimannya). Hal ini terjadi karena semakin besar kecepatan transmisi, semakin cepat pula dokumen dapat terkirimkan. 

B.       Pengertian Faksimile (Faks)
Fax kata berasal dari kata latin yang berarti simile faktor "membuat salinan". Faks adalah teknologi telekomunikasi digunakan untuk mentransfer salinan (facsimile) dokumen, terutama menggunakan perangkat terjangkau beroperasi melalui jaringan telepon. The telefax kata, pendek untuk telefacsimile, untuk "membuat salinan pada jarak", juga digunakan sebagai sinonim. Perangkat ini juga dikenal sebagai telecopier di berbagai tempat.
Untuk fax atau fax adalah dengan definisi "metode data encoding, transmisi itu selama siaran saluran telepon atau radio dan menerima hard copy dari teks, gambar garis, atau foto di lokasi yang jauh".
Teknologi untuk Mesin Fax ditemukan waktu yang lama, bagaimanapun, Mesin Fax tidak menjadi populer di kalangan konsumen sampai 1980-an.

C.       Fungsi Mesin Faksimile
Mesin Facsimile adalah suatu perangkat elektronik yang berguna untuk mengirim dan menerima data berupa tulisan, gambar atau voice(suara) dengan menggunakan jaringan telephone(PSTN) atau dengan PABX (pengiriman dan penerimaan satu area jaringan).
Mesin facsimile menjadi keharusan bagi mereka yang melakukan bisnis atau pekerjaan yang memerlukan pengiriman berkas dengan akurat, terutama bila menggunakan kop surat dan tanda tangan persetujuan dan lain sebagainya.
Didalam penulisan ini penulis akan memberikan informasi penting mengenai jenis-jenis mesin facsimile terutama dengan merk Panasonic, karena mesin ini mempunyai banyak jenis dan mengapgrade setiap jenis keluarannya dari tahun ketahun.
Selain itu penulis juga berusaha memberikan informasi teknik apabila pengguna mengalami masalah dengan mesin facsimile, karena mesin facsimile memang perlu perawatan khusus dan tidak boleh kotor karena akan mengurangi kwalitas hasil pengiriman dokumen.

D.    Proses Kerja dan cara kerja Mesin Faksimile
1.        Proses Kerja mesin faksimile
Proses kerja mesin faks diawali dengan keharusan bahwa penerima dan pengirim harus memiliki mesin faks. Pengirim akan memasukkan dokumen yang hendak dikirim ke bagian feeder mesin faks dan selanjutnya menekan nomor telepon mesin faks yang dituju. Ketika koneksi telah terjadi dengan mesin faks tujuan, maka mesin faks akan melakukan scanning dengan membaca area yang sangat kecil pada dokumen tersebut. Mesin faks tersebut akan mengubahnya menjadi suatu sinyal listrik untuk kemudian menerjemahkan daerah yang dibaca sebagai daerah gelap atau terang dengan menandainya “0” untuk gelap dan “1” untuk terang. Sinyal listrik tersebut lalu ditransmisikan melewati saluran telepon dan menuju mesin penerima faks. Mesin penerima tersebut kemudian menangkap dan mengartikan sinyal listrik untuk membuat suatu dokumen yang persis sama dengan aslinya dan kemudian mencetaknya.

2.        Cara kerja mesin faksimile

Pesawat Facsimile merupakan perangkat terminal komunikasi yang digunakan untuk pengiriman/penerimaan data gambar (image) melalui jaringan telekomunikasi (PSTN/ISDN) berdasarkan proses scanning di sisi pengirim dan hot printing di sisi penerima. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa fax merupakan “foto copy jarak jauh”. Untuk jaringan PSTN, pesawat facsimile yang digunakan adalah fax standard yang dikenal dengan sebagai Group 3 Facsimile (G3 Fax). Pesawat facsimile biasanya dirancang dalam bentuk telah terintegrasi dengan fungsi pesawat telepon yang dalam penggunaannya hanya satu fungsi (fungsi telepon atau fax) pada saat yang sama. 
Konfigurasinya dalam jaringan dan prinsip kerja transfer informasi hampir sama dengan telepon analog, yakni dilakukan proses pembangunan hubungan melalui jaringan terlebih dahulu dilanjutkan proses transfer informasi. Perbedaannya dalam hal transfer informasi. Dalam telepon, yang berkomunikasi adalah manusia dan bentuk informasinya berupa suara (voice), sedangkan dalam fax yang berkomunikasi adalah mesin dan yang ditransfer berupa informasi/data gambar. 

a.       Bagian-Bagian Perangkat Fax:

ü  CCD SCANNER : sejenis camera recorder yang memiliki 1728 photosensor, digunakan untuk membaca (scanning) dokumen yang mau dikirim
ü  A/D CONVERTER : pengubah sinyal analog hasil scanning ke digital untuk proses kompresi 
ü  MH/MR/MMR COMPRESSION : Modified Huffman/Modified Read/ Modified Modified Huffman : merupakan subsistem yang melakukan fungsi kompresi terhadap data/sinyal informasi untuk tujuan efisiensi bandwidth dalam pentransmisian melalui saluran pelanggan analog.
ü  TRANSMIT MODEM : mengkonversi sinyal digital hasil kompresi ke analog agar dapat disalurkan melaluisaluran pelanggan analog.
ü  RECEIVE MODEM : melakukan fungsi kebalikan dari RECEIVE MODEM agar dapat diproses lebih lanjut untuk printing.
ü  MH/MR/MMR EXPANSION : mengembalikan data terkompres menjadi data asli (=dekompresi)
ü  THERMAL PRINTER : melakukan fungsi pencetakan dokumen

Konfigurasi Bagian Perangkat Fax:

b.      Cara Kerja Bagian Sisi Pengirim:

       Sisi Pengirim
1.      Dokumen (text/gambar) yang akan dikirim, di-scan/dibaca oleh CCD Scanner yang dengan 1728 photosensor nya satu baris discan sekaligus yang berarti sekali scan 1728 titik/spot atau pixel terbaca.
2.      Pembacaan dilakukan baris demi baris dengan spasi antar baris 0,1 inci  (0,254 mm).
3.      Intensitas terang/gelapnya gambar (brightness) tiap pixel dinyatakan oleh satu pulsa dengan level (amplituda) tertentu dengan bobot nilai dari 0 sampai 127 di mana nilai 0 merupakan gambar paling terang (putih) dan 127 paling gelap (hitam). Jadi hasil scan berupa sinyal PAM 
4.      level tiap pixel kemudian diubah ke dalam format digital (biner) oleh A/D CONVERTER.
5.      Hasil digitalisasi ini selanjutnya dikompres pada MH/MR/MMR COMPRESSION dengan menggunakan Kode Huffman (Rekomendasi CCITT T-4) untuk tujuan penghematan bandwidth. Penghematan bandwidth ini sekitar 1/5 hingga 1/20 kali dari kebutuhan bandwidth sebenarnya (tanpa kompresi). 
6.      Hasil kompresi sebelum ditransmit diubah dulu ke sinyal analog oleh MODEM dengan frekuensi rendah (di bawah 4 KHz) karena dua alasan :
·         pertama karena keterbatasan kapasitas bandwidth saluran pelanggan analog yang dirancang untuk sinyal susra (300 – 3400Hz).
·         Kedua karena di sentral pada masukan sirkit saluran pelanggan terdapat filter LPF 4 KHz untuk anti aliasing.
c.       Cara Kerja Bagian Sisi Penerima:

      Sisi Penerima
1.      Sinyal masuk pada pesawat fax berupa sinyal analog terkompresi, maka langkah pertama dalam proses rekonstruksi adalah gambar adalah dilakukan demodulasi dari sinyal analog ke digital oleh RECEIVE MODEM.
2.      Selanjutnya sinyal digital yang masih terkompresi ini oleh perangkat.
MH/MR/MMR EXPANSION dilakukan proses ekspansi (dekompresi) untuk mengembalikan sinyal yang diterima menjadi bentuk sinyal PAM seperti pada pengirim.
3.      Tinggi rendahnya level amplituda sinyal tiap pixel ini akan menentukan tingkat panas yang dihasilkan pada kawat-kawat kecil dalam THERMAL PRINTER. Kawat-kawat pemanas tsb memiliki spasi 203/inci untuk memanaskan kertas printer. Jika nilai level/amplituda suatu pixel maksimum maka panas kawat juga maksimum yang akan menghasilkan titik hitam pada kertas printer. Jika kawat baru saja dialiri arus maksimal atau panas maksimal, maka untuk normal kembali (ke keadaan level minimal atau 0) maka hanya diperlukan waktu beberapa mili detik.
E.       Jenis-jenis Mesin Faksimile dan Cara Perawatannya

a.         Mesin Fax Thermal
ü  Matikan mesin fax beserta wireless fax modem nyaterlebih dahulu
ü  Bersihkan body mesin fax dengan menggunakan kain yang lembut (lebih baik jika menggunakan cairan khusus pembersih).
ü  Bersihkan bagian roller-roller yang terlihat ketika cover mesin terbuka dengan menggunakan kain bersih.
ü  Tindakan perawatan ini dilakukan minimum 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.

b.        Mesin Fax Film Karbon
ü  Matikan CDMA fax machine atau GSM fax machine anda terlebih dahulu
ü  Bersihkan body mesin fax dengan menggunakan kain yang lembut (lebih baik jika menggunakan cairan khusus pembersih).
ü  Bersihkan bagian roller-roller yang terlihat ketika cover mesin terbuka dengan menggunakan kain bersih.
ü  Periksa film yang terpasang jika sudah habis, ganti film yang sudah habis dengan film baru (tidak dianjurkan untuk digulung ulang).
ü  Pergunakan kertas yang dianjurkan di dalam buku Operation Manual
ü  Setiap kali pemasangan kertas dianjurkan untuk meratakan dan memilah-milah ujung kertas supaya tidak lengket.
ü  Menjaga ruangan yang terdapat mesin fax beserta wireless CDMA dan wireless GSM untuk tidak berdebu.
ü  Tindakan perawatan ini dilakukan minimum 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.

c.         Mesin Fax Toner
ü  Matikan mesin fax terlebih dahulu
ü  Bersihkan body mesin fax dengan menggunakan kain yang lembut (lebih baik jika menggunakan cairan khusus pembersih).
ü  Bersihkan bagian dalam mesin dengan cara membuka cover mesin dan mengeluarkan drum unit terlebih dahulu (drum unit tidak boleh dibersihkan dan dipegang pada bagian roll warna hijau).
ü  Ganti toner yang sudah habis dengan toner yang baru yang dianjurkan di dalam buku Operation Manual.
ü  Ganti drum yang sudah tidak terpakai dengan drum baru yang dianjurkan di dalam buku Operation Manual.
ü  Pergunakan kertas yang dianjurkan di dalam buku Operation Manual
ü  Setiap kali pemasangan kertas dianjurkan untuk meratakan dan memilah-milah ujung kertas supaya tidak lengket.
ü  Menjaga ruangan yang terdapat mesin fax untuk tidak berdebu.
ü  Tindakan perawatan ini dilakukan minimum 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan

F.      Keunggulan dan Kekurangan Mesin Faksimile
Mesin faks membantu pengiriman suatu dokumen ke tempat yang jauh dalam waktu singkat. Ketika mengirim dokumen ke tempat yang jauh, maka mesin faks akan mengirim lebih cepat dan spontan melampaui kinerja pengiriman surat melalui pos. Namun kekurangan mesin faks dalam kualitas telah menurunkannya dalam posisi di bawah surat elektronik atau email sebagai bentuk alat transfer dokumen secara elektronik yang telah tersebar luas dan digunakan banyak sekali orang.





 
DAFTAR PUSTAKA

-          http://www.kaskus.us

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar